BRI Peduli Anak Yatim, Salurkan Sembako ke Panti Asuhan Muhammadiyah

Kabar-online- Bank Rakyat Indonesia menyalurkan bantuan sembako kepada Panti Asuhan Muhammadiyah Pessel.

Bantuan sembako yang diserahkan langsung oleh Pimpinan Cabang (Pinca) BRI Painan, Yudika Hanafi, yang beralamat di Jalan Abd Muin Rawang Painan itu, bertujuan untuk membantu kebutuhan anak yatim dan dhuafa di bulan suci Ramadhan 1444 H tahun 2023.

Pinca BRI Painan, Yudika Hanafi, usai menyerahkan bantuan itu menjelaskan bahwa bantuan paket sembako dengan nilai mencapai Rp 20 juta yang terdiri dari beras, gula, minyak goreng, susu, mie Instan, roti kaleng, sirup dan lainnya itu, diserahkan kepada Kepala Panti Asuhan Muhammadiyah Pessel, Aprinal, dengan didampingi pengurus lainnya.

“Penyerahan bantuan CSR BRI Peduli ‘Berbagi Berbahagia Bersama BRI Group’ dalam bentuk sembako dengan nilai mencapai Rp 20 juta ini, diharapkan bisa membantu kebutuhan anak yang tinggal di panti asuhan ini,” katanya.

Dijelaskannya bahwa bantuan itu merupakan salah satu bentuk kepedulian yang dimiliki oleh BRI melalui CSR BRI Peduli yang selalu dilakukan setiap kali ada kesempatan, termasuk juga di bulan puasa 2023 ini.

“Bantuan CSR BRI Peduli di bulan ramadhan ini memang bertujuan untuk membantu meringankan beban para dhuafa dan anak yatim yang tinggal di panti asuhan. Namun melalui CSR BRI Peduli ini, kita juga menyalurkan bantuan terhadap warga yang terkena musibah bencana alam melalui pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang rusak, serta juga bantuan sarana dan prasarana pendidikan sebagaimana telah dilakukan selama ini,” ujarnya.

Dia berharap bantuan itu bisa meringankan beban bagi mereka yang membutuhkan, terutama sekali bagi para dhuafa dan anak yatim yang tinggal di Panti Asuhan Muhammadiyah Pessel tersebut.

“Kami berharap ini juga bisa menyentuh hati kita semua untuk juga sama-sama memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar, terutama sekali terhadap anak yatim dan dhuafa selama bulan suci ramadhan. Sebab kalau tidak kita yang memperhatikan mereka, siapa lagi,” ujarnya.

Lebih jauh dijelaskan bahwa BRI Cabang Painan sebagai lembaga perbankan, tidak saja berkontribusi kepada masyarakat dalam meningkatkan perekonomian melalui pinjaman modal usaha, tapi juga memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dan lingkungan melalui berbagai kegiatan sosial lainnya.

“Dan ini kami tunjukkan melalui berbagai kegiatan-kegiatan sosial, yang tentunya juga mengharapkan dukungan dari semua masyarakat agar apa yang diharapkan bisa tercapai,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa BRI Cabang Painan juga telah menyalurkan bantuan untuk pembangunan SDN 39 Tanjung Bungo Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti senilai Rp 750 juta, bantuan pembangunan Masjid Al Maghfirah di SMAN 3 Painan senilai Rp 200 juta pula.

Sebelumnya atau tahun 2022 juga disalurkan bantuan untuk pembangunan jembatan di Kampung Koto Pulai, Kecamatan Lengayang senilai Rp 500 juta, berikut bantuan masjid Ikhlasul Munawarah Kecamatan Batang Kapas sebesar Rp 50 juta, bantuan Masjid Baitul Kamal di kampung Proyek, Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan Rp 50 juta, dan bantuan lapangan parkir dan taman Masjid Mujahidin di Nagari Kubu Tapan sebesar Rp 50 juta pula.

Kepala Panti Asuhan Muhammadiyah Painan, Aprinal usai menerima bantuan itu menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada BRI Cabang Painan.

“Saya bersama pengurus panti asuhan dan anak binaan di sini menyampaikan ucapan terima kasih kepada BRI Cabang Painan. Sebab melalui program CSR BRI Peduli ‘Berbagi Berbahagia Bersama BRI Group’ ini, kami merasa sangat terbantu. Apalagi di saat bulan puasa dan menjelang hari raya ini. Makanya kedatangan ini sangat disambut dengan suka cita oleh anak-anak di panti asuhan ini,” katanya.

Dijelaskannya bahwa kenaikan berbagai kebutuhan bahan pokok sebagaimana terjadi saat ini membuat keadaan menjadi serba sulit.

“Ini sangat kami rasakan. Apa lagi semua anak binaan di sini masih dalam usia sekolah,” ujarnya. Dia berharap semoga kepedulian yang sama juga muncul dari yang lainnya guna membantu anak-anak binaan di panti asuhan itu.

“Usia anak yang tinggal di panti asuhan ini beragam, mulai dari tingkat SD, hingga SMA/SMK. Mereka semuanya tinggal di panti yang saat ini masih disewa karena bangunan baru panti masih dalam tahap pengerjaan,” jelasnya.

Disampaikan juga bahwa selama bulan Ramadhan, anak-anak yang tinggal di panti asuhan itu melakukan kegiatan tadarus Quran. “Kegiatan tadarus itu dilaksanakan setelah Shalat Subuh hingga pukul 08.00 WIB, dan sore harinya setelah Shalat Ashar menjelang berbuka puasa,” jelasnya menambahkan.

Redaksi/Jawapost