Kabar-online, Manado- Keberangkatan jemaah haji dipersiapkan dengan matang oleh Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sulawesi Utara.
Termasuk kenyamanan saat mereka menginap di Asrama Haji, Tuminting, Kota Manado.
Para jemaah dari Kabupaten / Kota di Sulut memasuki Asrama Haji, Jumat (1/5/2026). Pantauan media ini, rombongan jemaah mulai berdatangan sejak pagi. Tiba pertama dari Kota Bitung pada jam 10.40, selanjutnya Kota Manado 11.00. Selanjutnya Kota Kotamobagu jam 11.30.

Kepala Kanwil Kemenhaj Sulut, Hj Wahyuddin Ukoli menerima langsung kedatangan jemaah di Asrama Haji.
Dia pun menyampaikan komitmen memberikan pelayanan terbaik. Dalam apel bersama sejak kemarin sampai tadi pagi sudah dia menegaskan kepada semua panitia penyelengga haji untuk menerima semua jemaah dengan senyum dan pelayanan yang tulus.
“Kalau ada keluhan terkait panitia boleh langsung sampaikan ke kami. Kalau ada yang tidak melayani dengan baik akan langsung kita pulangkan,” tegas Ukoli.
Hal yang juga menjadi perhatian yakni pelayanan bagi kaum lanjut usia. Dimana jemaah haji asal Sulut didominasi lansia dengan jumlah 200-an dari total 394 orang.
Ukoli mengatakan petugas kesehatan telah melakukan pemetaan para jemaah haji dengan resiko tinggi (Risti) yakni yang potensi mengalami gangguan kesehatan.
“Pemetaan sudah dilakukan baik yang risti berat, sedang dan ringan. Yang tidak risti hanya 20-an persen, 70-an persen yang risti. Ini sudah dipetakan dan tentunya akan ada pelayanan khusus,” tukasnya.
Sebelumnya Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Sulut 1447 H / 2026, Suzy Fauzia Tunai, menjelaskan bahwa inovasi telah dilakukan guna memenuhi kebutuhan mereka selama berada di Asrama.
“Jadi jemaah haji sebelum tiba di Asrama Haji, kami telah men-share (membagikan) terlebih dahulu nomor kamar dari masing-masing jemaah. Di lantai brapa mereka, termasuk siapa-siapa teman-teman sekamar. Jadi sebelum mereka masuk, mereka sudah tahu akan menempati kamar nomor berapa,” ungkapnya.
Panitia juga telah menyediakan spiker di tiap lantai, sehingga ketika ada pengumuman dari panitia atau petugas kloter, bisa langsung tersampaikan.
Selain itu untuk memudahkan aktivitas pagi jemaah kaum lansia, pihak Kemenhaj Sulut juga mengambil kebijakan untuk menempatkan mereka di lantai 1.
“Kursi roda juga kami siapkan dan ada klinik kesehatan, juga ada tv untuk menambah kenyamanan jemaah selama berada di asrama haji,” imbuhnya.
Para jemaah haji rencananya akan berangkat menuju Embarkasi Balikpapan pada Sabtu (2/5/2026). Momentum keberangkatan di Bandara Internasional Sam Ratulangi itu rencananya akan dihadiri langsung Gubernur Sulut, Yulius Selvanus.
Redaksi
