Momentum Setahun Memimpin, Yulius Selvanus: Tanpa Tuhan Kami Bukan Apa-Apa

Kabar-online Sulut. Satu tahun perjalanan kepemimpinan Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE bersama Wakil Gubernur Dr. J. Victor Mailangkay, SH, MH menjadi momentum refleksi atas pengabdian mereka dalam memimpin daerah.

Pasangan pemimpin ini dilantik oleh Presiden pada 19 Februari 2025 dan mulai efektif menjalankan roda pemerintahan di Sulawesi Utara pada 5 Maret 2025. Memasuki satu tahun masa kepemimpinan tersebut, Pemerintah Provinsi Sulut menggelar acara syukuran di Graha Gubernur, Bumi Beringin, Kota Manado, Kamis (5/3/26).

Didoakan tokoh-tokoh agama Sulawesi Utara.

Dalam sambutannya, Gubernur Yulius Selvanus menegaskan bahwa jabatan yang ia emban bersama Wakil Gubernur Victor Mailangkay bukan sekadar posisi dalam pemerintahan, tetapi sebuah amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Ia menekankan bahwa berbagai capaian yang diraih selama setahun terakhir tidak lepas dari penyertaan Tuhan serta dukungan berbagai pihak yang turut berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Tanpa kuasa dan kasih Tuhan, saya dan Pak Victor bukanlah siapa-siapa. Ini bukan hanya tentang jabatan, tetapi tanggung jawab moral untuk bekerja dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat Sulawesi Utara,” ujar Yulius.

Gubernur juga menyinggung dinamika kepemimpinan yang terbentuk selama satu tahun terakhir. Latar belakang militernya yang identik dengan disiplin dan ketegasan dipadukan dengan pengalaman Victor Mailangkay di bidang hukum dan politik.

Menurutnya, perpaduan tersebut menjadi kekuatan dalam menjalankan pemerintahan sekaligus menjaga stabilitas daerah.

Meski sejumlah capaian telah diraih, Yulius menegaskan bahwa perjalanan pembangunan Sulawesi Utara masih panjang. Ia menyebut berbagai keberhasilan yang dicapai sejauh ini merupakan pondasi awal untuk mewujudkan kemajuan daerah yang lebih besar.

Pemerintah Provinsi Sulut, kata dia, tetap berkomitmen mendorong pembangunan berkelanjutan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Gubernur juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan memperkuat kolaborasi dalam membangun daerah.

Ia berharap sinergi antara pemerintah, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga insan pers dapat terus terjalin demi mendukung berbagai program pembangunan di Sulawesi Utara.

“Jika kita melangkah bersama, tidak ada gunung yang terlalu tinggi untuk didaki dan tidak ada cita-cita yang terlalu besar untuk diwujudkan,” ungkapnya.

Para Pejabat Pemprov Sulut hadir lebih awal,

Acara syukuran tersebut berlangsung hangat dan dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Anik Yulius Selvanus dan Dr. Merry E. Mailangkay-Kalalo, Ketua DPRD Sulut dr. Fransiskus Andi Silangen, SpB.KBD, Plh Sekprov Sulut Dr. Denny Mangala, unsur Forkopimda, Konsul Jenderal Filipina, pimpinan instansi vertikal, jajaran perangkat daerah Pemprov Sulut, serta para bupati dan wali kota se-Sulawesi Utara.