Kabar-online Sulut. Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Stella Marlina Runtuwene, menyampaikan apresiasi terhadap langkah cepat Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di sejumlah wilayah.
Menurut Stella, kinerja pemerintah di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus bersama Wakil Gubernur Victor Mailangkay menunjukkan keseriusan dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan akses transportasi yang lebih baik dan merata.
Ia menegaskan bahwa infrastruktur jalan memiliki peran vital dalam mendukung roda perekonomian daerah. “Akses jalan yang baik akan memperlancar distribusi barang dan meningkatkan mobilitas masyarakat, sehingga berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi,” ujarnya usai Rapat Paripurna DPRD Sulut, Rabu (25/3/26).
Politisi Partai NasDem tersebut juga menyoroti dampak positif pembangunan jalan di wilayah Minahasa Selatan dan Minahasa Tenggara yang dinilai sangat membutuhkan peningkatan konektivitas antarwilayah.
Meski demikian, Stella mengingatkan agar percepatan pembangunan tetap diimbangi dengan kualitas pekerjaan. Ia menekankan pentingnya standar konstruksi yang baik agar infrastruktur memiliki ketahanan jangka panjang dan tidak cepat mengalami kerusakan.
Selain itu, ia mengapresiasi sinergi yang terbangun antara pemerintah daerah dan DPRD Sulut. Menurutnya, kolaborasi yang kuat menjadi kunci keberhasilan program pembangunan agar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Dukungan ini kami berikan agar pemerintah tetap konsisten. Namun, fungsi pengawasan akan terus kami jalankan secara maksimal untuk memastikan setiap proyek berjalan sesuai perencanaan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sulut, Deicy Paat, menjelaskan bahwa berbagai proyek strategis telah masuk dalam alokasi APBD Tahun 2026.
Salah satu yang tengah dikerjakan adalah perbaikan ruas Jalan Ir. Soekarno yang menjadi jalur utama transportasi. Proyek ini difokuskan untuk meningkatkan kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan.
Tak hanya itu, pemerintah juga memprioritaskan peningkatan ruas jalan Ratahan–Amurang guna memperkuat konektivitas antara wilayah Minahasa Tenggara dan Minahasa Selatan, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
“Seluruh proyek yang telah dianggarkan ditargetkan rampung pada tahun 2026,” ungkap Deicy.
Dengan percepatan pembangunan ini, pemerintah berharap konektivitas antarwilayah di Sulawesi Utara semakin optimal dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta berkelanjutan.
