“Baku Tongka Bangun Sulut” Gubernur Yulius dan Olly Dondokambey Tunjukan Harmoni Politik

Kabar-online Sulut. Momen hangat penuh nuansa politik terlihat saat Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menerima kunjungan silaturahmi jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Sulawesi Utara di kediaman resmi gubernur, Senin (11/5/26) pagi.

Pertemuan tersebut dipimpin langsung Ketua DPD PDI Perjuangan Sulut yang juga Bendahara Umum DPP PDI Perjuangan, Olly Dondokambey. Kehadiran para petinggi partai berlambang banteng itu dinilai menjadi sinyal kuat terbangunnya komunikasi politik lintas partai di Sulawesi Utara.

Dalam rombongan PDI Perjuangan turut hadir Ketua Fraksi PDIP DPRD Sulut Rocky Wowor, Anggota DPR RI Yasti Soepredjo Mokoagow, Wakil Gubernur Sulut periode sebelumnya Steven Kandouw, serta sejumlah kepala daerah dan tokoh partai lainnya.

Suasana pertemuan berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan. Meski demikian, momen tersebut turut memunculkan berbagai spekulasi terkait arah komunikasi politik menuju kontestasi politik 2029 mendatang.

Saat dikonfirmasi terkait isi pembahasan dalam pertemuan tersebut, Rocky Wowor memberikan jawaban singkat namun penuh makna.
“Cuma silaturahmi, bahas kemajuan daerah,” ujar Rocky sambil tersenyum.

Ketika ditanya lebih jauh mengenai kemungkinan adanya komunikasi politik jangka panjang antara PDI Perjuangan dan Gerindra Sulut, Rocky memilih tidak memberikan komentar lebih lanjut dan hanya membalas dengan senyum khasnya.

Sementara itu, Olly Dondokambey menegaskan bahwa kehadiran jajaran PDI Perjuangan merupakan bentuk dukungan terhadap jalannya pemerintahan di Sulawesi Utara.
“Pemerintah butuh PDI Perjuangan untuk mendorong kebijakan-kebijakan pemerintah,” kata Olly.

Di sisi lain, Gubernur Yulius Selvanus menyampaikan apresiasi atas kunjungan para tokoh politik senior Sulawesi Utara tersebut. Menurutnya, pembangunan daerah tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen, termasuk partai politik.

Ia menegaskan pentingnya semangat “Baku Tongka” atau saling menopang demi kemajuan Sulawesi Utara yang lebih baik.