Kabar-online, Manado- Semua jemaah haji asal Sulawesi Utara telah menyelesaikan rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) dengan baik.
Setelah menjalani wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, melontar jumrah di Mina, hingga menyelesaikan tahallul awal, para jemaah kini kembali ke hotel masing-masing di Makkah untuk melanjutkan ibadah wajib maupun sunnah, termasuk Thawaf Ifadhah dan Sa’i bagi yang belum menyelesaikannya. Pemerintah Indonesia juga memastikan fase Armuzna telah berakhir dan seluruh jemaah secara bertahap kembali ke Makkah.
Ketua Kloter dan petugas haji Sulawesi Utara menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Meskipun cuaca panas dan kepadatan jemaah cukup tinggi selama fase Armuzna, seluruh jemaah dapat mengikuti rangkaian ibadah dengan tertib dan penuh kekhusyukan.
Perhatian khusus diberikan kepada jemaah lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, serta jemaah risiko tinggi (resti). Berbagai layanan pendampingan, pemeriksaan kesehatan berkala, penyediaan kursi roda, hingga skema Safari Wukuf bagi jemaah yang mengalami keterbatasan fisik telah membantu mereka tetap dapat menunaikan rukun dan wajib haji dengan baik. PPIH Arab Saudi juga menyediakan layanan khusus bagi jemaah lansia dan sakit agar tetap dapat mengikuti pelaksanaan wukuf sebagai puncak ibadah haji.
Secara berangsur-angsur, jemaah lansia, disabilitas, dan resti yang sebelumnya membutuhkan pendampingan intensif selama fase Armuzna kini telah kembali ke hotel dan dalam kondisi terpantau oleh tim kesehatan kloter. Petugas TKHI dokter Kiki dan Nurse Helly terus melakukan pemantauan kesehatan serta memastikan kebutuhan jemaah terpenuhi menjelang masa pemulangan ke Tanah Air.
Suasana haru dan syukur tampak di wajah para jemaah setelah berhasil menyelesaikan rangkaian ibadah yang telah lama dinantikan. Banyak jemaah mengaku terharu karena diberikan kesempatan oleh Allah SWT untuk menunaikan rukun Islam kelima hingga selesai, meskipun harus menghadapi berbagai tantangan fisik dan cuaca ekstrem.
Dengan berakhirnya fase Armuzna, jemaah haji Sulawesi Utara kini memasuki tahapan akhir penyelenggaraan ibadah haji di Makkah sambil mempersiapkan diri untuk kembali ke Indonesia sesuai jadwal pemulangan yang telah ditetapkan pemerintah.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian puncak ibadah haji dapat dilaksanakan dengan baik. Kami bersyukur para jemaah, termasuk lansia, disabilitas, dan jemaah risiko tinggi, dapat menyelesaikan ibadah haji dengan pendampingan maksimal dari petugas. Semoga seluruh amal ibadah diterima Allah SWT dan para jemaah kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” ujar Kifli Ketua kloter.
Semangat kebersamaan, kepedulian, dan pelayanan yang diberikan selama pelaksanaan haji menjadi bukti bahwa seluruh jemaah, tanpa terkecuali, memperoleh kesempatan yang sama untuk meraih kesempurnaan ibadah di Tanah Suci. Semoga seluruh jemaah haji Sulawesi Utara senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan menjadi haji yang mabrur serta membawa keberkahan bagi keluarga, masyarakat, dan daerah (N2).
Redaksi
