Dhea Lumenta: HUT ke-62 Sulut Harus Jadi Momentum Perkuat Ekonomi Rakyat

Kabar-online Sulut. Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Utara menjadi momentum untuk memperkuat arah pembangunan ekonomi yang lebih merata di seluruh wilayah.

Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Sulut, Dhea Eucharisty Lumenta, mengatakan kemajuan daerah tidak cukup hanya dilihat dari pertumbuhan ekonomi di pusat-pusat perkotaan.

Menurutnya, manfaat pembangunan harus turut dirasakan masyarakat di desa hingga wilayah pesisir. “Selamat Ulang Tahun ke-62 Provinsi Sulawesi Utara. Harapan besar kita bersama agar perekonomian daerah terus tumbuh merata, UMKM semakin berdaya, dan kesejahteraan masyarakat di seluruh penjuru Sulut, dari perkotaan hingga pelosok desa dapat terwujud secara merata,” kata Dhea, Rabu (23/9/26).

Legislator daerah pemilihan Bolaang Mongondow Raya tersebut menilai sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) perlu mendapat perhatian dalam menopang perekonomian daerah.

Dhea yang juga Sekretaris Komisi II DPRD Sulut itu menyebut penguatan UMKM tidak hanya berkaitan dengan pemberian bantuan permodalan.

Pemerintah, kata dia, perlu membangun ekosistem usaha yang mampu membuat pelaku UMKM berkembang secara berkelanjutan.

Hal itu antara lain melalui pendampingan peningkatan kualitas produk, penyederhanaan regulasi, serta pembukaan akses pasar yang lebih luas, termasuk melalui platform digital.

Dhea juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam memastikan kebijakan pembangunan serta penganggaran benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Pembangunan yang berdampak nyata tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Harus ada sinergi dan kolaborasi yang solid antara eksekutif dan legislatif untuk memastikan setiap kebijakan anggaran serta program kerja benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan,” ujarnya.

Ia mengatakan Komisi II DPRD Sulut akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan strategis pemerintah daerah, khususnya yang berkaitan dengan perekonomian dan keuangan daerah.

Menurut Dhea, pengawasan tersebut diarahkan untuk mendorong terciptanya iklim usaha yang kondusif sekaligus mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi.

Memasuki usia ke-62 tahun, ia berharap kerja sama antara pemerintah, DPRD, pelaku usaha, dan masyarakat semakin kuat sehingga pembangunan Sulawesi Utara dapat berjalan secara inklusif.

“Semangat gotong royong dan kemitraan harus terus dijaga agar Sulawesi Utara semakin mandiri, berdaya saing dan sejahtera,” pungkasnya.