Kabar-online Sulut. Wakil Ketua Komisi III DPRD Sulawesi Utara (Sulut), Nick Lomban, meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sulut tidak hanya melakukan pemeliharaan rutin, tetapi menuntaskan kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan yang berulang kali terjadi.
Desakan tersebut disampaikan Nick dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD Sulut bersama Dinas PUPR Sulut, Selasa (27/10/26).
Dalam pembahasan itu, legislator Partai NasDem ini menyoroti anggaran pemeliharaan berkala sebesar Rp1,5 miliar.
Menurutnya, alokasi tersebut perlu dimanfaatkan secara efektif agar penanganan kerusakan jalan tidak terus berulang tanpa penyelesaian menyeluruh.
Nick mencontohkan ruas jalan Danowudu–Tatelu yang kembali rusak meski sebelumnya telah diperbaiki.
Tingginya intensitas kendaraan berat, terutama truk yang melintasi jalur tersebut, dinilai menjadi salah satu faktor yang mempercepat kerusakan.
“Pemeliharaan itu memang harus dilakukan terus karena sering rusak, terlebih khusus yang dari Danowudu ke Tatelu,” ujar Nick.
Ia mengingatkan, kondisi jalan tersebut perlu mendapat perhatian serius karena kerusakannya pernah berada pada titik yang mengkhawatirkan hingga nyaris terputus.
Jika tidak segera ditangani secara menyeluruh, hujan deras dikhawatirkan memperparah kondisi jalan dan mengancam keselamatan pengguna.
Karena itu, Nick meminta Dinas PUPR Sulut memprioritaskan penanganan pada titik-titik kerusakan yang mendesak, bukan sekadar melakukan perbaikan sementara.
Komisi III DPRD Sulut berharap anggaran yang tersedia dapat diarahkan pada solusi yang tepat dan berkelanjutan, sehingga infrastruktur jalan dan jembatan lebih aman digunakan serta tidak terus mengalami kerusakan berulang, terutama menjelang musim penghujan.
