Peringati HUT ke-35, PTTUN Manado Salurkan bantuan Banjir Bandang Siau, diterima Wagub Sulut.

Kabar-online SULUT. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-35 Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang jatuh pada 14 Januari 2026, Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Manado menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir bandang di Kepulauan Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis dan diterima langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Victor Mailangkay, sebagai bentuk kepedulian lembaga peradilan terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.

No Rek Provinsi Sulut, an Denny Mangala, Adolf Tumengkel

Kepala PTTUN Manado, Simbar Kristianto, SH menjelaskan bahwa kegiatan sosial ini lahir dari spontanitas dan kebersamaan seluruh keluarga besar peradilan tata usaha negara di Sulawesi Utara.

Bantuan yang disalurkan berupa sembako serta pakaian layak pakai untuk memenuhi kebutuhan mendesak para pengungsi.“Seluruh bantuan ini murni hasil swadaya sukarela dari jajaran PTTUN Manado, baik tingkat pertama maupun banding,”ujarnya

Simbar Kristianto berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat Siau dan membantu mereka bangkit kembali.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulut melalui Kepala BPBD Sulawesi Utara, Adolf Tamengkel, menyampaikan apresiasi atas kepedulian PTTUN Manado, Ia mengungkapkan bahwa penanganan bencana di Sitaro kini telah memasuki hari ke-14 masa tanggap darurat tahap pertama.

Berdasarkan laporan terkini, kondisi di wilayah terdampak mulai berangsur pulih, Bantuan logistik gelombang kelima telah diberangkatkan menggunakan kapal Bea Cukai dan dijadwalkan tiba dalam waktu dekat, lima ruas jalan utama yang sebelumnya terputus kini telah kembali terbuka sehingga aktivitas transportasi berjalan normal.

Data korban mencatat 17 orang meninggal dunia, sementara dua orang lainnya masih dinyatakan hilang. Dari sisi kerugian material, pendataan sementara menunjukkan kerusakan signifikan, di antaranya 27 rumah hilang, 52 rumah rusak berat, 29 rusak sedang, dan 89 rusak ringan. Selain itu, sejumlah fasilitas umum dan usaha warga juga dilaporkan hilang.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berencana membahas langkah lanjutan pada rapat koordinasi tahap kedua guna mempercepat proses pemulihan dan rekonstruksi.

Pemprov Sulut juga mengimbau pihak-pihak yang ingin berdonasi agar menyalurkan bantuan melalui rekening resmi penanganan Bencana Sitaro yang telah disediakan.