Kabar-online Sulut. Komunitas Gerakan Anti Narkoba Nusantara (Garda Nusantara) Sulawesi Utara memperkuat struktur organisasi dengan menggandeng sejumlah akademisi dari berbagai perguruan tinggi serta tokoh pers di Sulawesi Utara.
Langkah ini dilakukan untuk memperluas sinergi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika.
Ketua Garda Nusantara Sulut, Miracle Megumi Sengkey, mengatakan bergabungnya para akademisi dan insan pers merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba yang dinilai semakin memprihatinkan.
Menurutnya, para tokoh yang bergabung bersedia mengemban tugas sebagai Dewan Penasehat dan Dewan Pembina guna memperkuat peran organisasi dalam mendukung program pemerintah memerangi peredaran gelap narkotika.
“Para dosen dan kalangan pers memiliki tekad yang sama bahwa narkoba merupakan ancaman serius yang harus diperangi bersama. Kehadiran mereka sebagai Dewan Penasehat dan Dewan Pembina akan semakin memperkuat eksistensi serta efektivitas gerakan Garda Nusantara Sulut,” ujar Miracle.
Ia menambahkan, kolaborasi antara organisasi masyarakat, kalangan akademisi, dan media diharapkan mampu memperluas edukasi kepada masyarakat sekaligus mendorong berbagai langkah preventif, khususnya untuk melindungi generasi muda dari bahaya narkoba.
Adapun jajaran Dewan Penasehat Garda Nusantara Sulut terdiri atas Prof. Dr. Rosdalina Bukido, S.Ag., M.Hum., C.P.M. (Dekan Fakultas Syariah IAIN Manado), Dr. Ferry Daud Liando, S.I.P., M.Si. (Dekan FISIP Universitas Sam Ratulangi), Persys Charles Loho (Direktur Komunikasi dan Humas PWI Pusat), serta Hence Tumilaar (Pemimpin Redaksi dan Pucuk Pimpinan Operasional Kompas TV Manado).
Sementara itu, Dewan Pembina diisi oleh Dr. Musly Mokoginta, S.H., M.H. (Dosen Fakultas Hukum Unsrat), Dr. Viktor Roti (Direktur Pascasarjana Unima), Dr. Ferol Warouw, S.T., M.Eng., M.Pd. (Dosen Arsitektur dan Pakar Ilmu Lingkungan Unima), Astrid Tatumpe, S.H., M.H. (Dosen Hukum UNPI Manado dan mantan finalis Puteri Indonesia), Anda N. Turangan, M.Pd. (Anggota KIP Provinsi Sulut dan Dosen Tutor Universitas Terbuka Manado), Devis O. Pinontoan, M.Pd. (Dosen IAKN sekaligus presenter Kompas TV), serta Meicky Kodoati (Ketua Jurnalis Polda Sulut).
Dengan bergabungnya para akademisi dan tokoh media tersebut, Garda Nusantara Sulawesi Utara berharap gerakan edukasi, sosialisasi, dan kampanye anti narkoba dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat sehingga tercipta sinergi yang lebih kuat dalam memerangi penyalahgunaan narkotika di daerah.
